Gelar Sastra Etnik Djawa

sastra etnikSaat ini 10 bahasa daerah telah punah dan puluhan bahasa daerah lain terancam punah. Dalam buku Ethnologue : Languages of the World (1988), Barbara F. Grimes menyebutkan, ada 672 bahasa daerah di seluruh Indonesia.

Bahasa-bahasa tersebut tersebar di Papua (249), Maluku (134), Sulawesi (105), Kalimantan (77), Nusa Tenggara (54), Sumatera (38), serta Jawa dan Bali (15).

Namun, dari hasil penelitian mantan Kepala Balai Bahasa Jayapura, Frans Rumbrawer pada 1999, sembilan bahasa di Papua sudah punah. Yakni bahasa Bapu, Darbe, dan Wares (Kabupaten Sarmi); Taworta dan Waritai (Jayapura); Murkim dan Walak (Jayawijaya); Meoswar (Manokwari); serta Loegenyem (Raja Ampat). Itu baru di Papua, belum di sejumlah daerah yang lainnya.

Menurut Peneliti senior Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan Nasional, Dendy Sugono, sedikitnya ada 10 bahasa daerah di Maluku Utara telah punah. Juga 32 lainnya terancam punah.

Kepunahan ini, menurut Dendy, karena jumlah penuturnya berkurang. Berkurangnya penutur, bisa karena sudah meninggal dan bias karena lebih suka menggunakan bahasa lain dibanding bahasa daerahnya. (Copas : Shinta Miranda)

*dipetik dari kompasiana
————————–—-

Kerja bareng KSEi dan Pagupon :

” GELAR SASTRA ETNIK DJAWA ”
Sabtu, 11 Mei, Jam 19.00 WIB
Teater Arena – Taman Budaya Solo
Jl Ir Sutami 57 Solo
———————–
Agendakan acara panjenengan untuk hadir bersama kami mengangkat martabat Sastra dan Budaya Ibu sendiri.
Jika bukan kita, siapa lagi ?

sumber: Facebook Arieyoko

Tags: 

Kirim Komentar Anda

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Gunakan bahasa atau kata-kata yang santun dan tidak mengandung unsur SARA. Terima kasih atas partisipasi Anda dan selamat berkarya.

© 2013. Indonesia Sastra Media.  |  Kembali ke atas