Tidak Ada “Status Quo” dalam Bahasa

Bahasa di manapun di dunia ini selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Tingkat perubahan yang dialami tiap bahasa bergantung dari bermacam-macam faktor. Menurut Gorys Keraf (2007:103), faktor-faktor perubahan makna bergantung dari kebutuhan bahasa dalam menyerap teknologi...

Kitsch, Membongkar Konvensionalitas Estetika Puisi

Sastra Indonesia | Esai – Karya sastra puisi dalam genre sastra menempati posisi yang istimewa, dianggap sebagai bentuk sastra yang paling sastra. Bahasa estetik yang ditampilkan paling padat, sublim, dan indah. Sebutan penyair menjadi amat populer bila dibanding cerpenis, novelis,...

Defamiliarization atau Ostranenie

Kali ini kita akan memulai semua obrolan kita dengan puisi. Dua puisi yang akan kita baca ini adalah karya Chairil Anwar, Derai-derai Cemara dan Sajak Putih. cemara menderai sampai jauh terasa hari akan jadi malam ada beberapa dahan di tingkap merapuh dipukul angin yang terpendam aku...

Dialektika Metaforis

Sadarkah kita bahwa kehidupan ini perlahan menjadi sangat metaforis. Segala fenomena yang tersaji ibarat lakon metaforis yang menguras energi. Masyarakat mendadak terseret dalam perang metaforis dengan amunisi tanda-tanda kebahasaan di arena pragmatika dengan aturan perang yang sangat...

Menghampiri Kekuatan-kekuatan Dasar Perilaku Manusia

Bukan lulusan fakultas ilmu budaya dan humaniora, juga bukan pekerja seni. Mengapa menggauli kesenian dalam berbagai bentuknya? Tak cukupkah dengan pilihan disiplin ilmu yang telah dipilih? Tidak sering, tetapi pernah saya mendapat pertanyaan semacam itu. Karena itulah saya menulis...

Bermain dengan ‘Allusion’

Sedang kebingungan dan punya kesulitan dalam menulis? Pernah mencoba melakukan alusi dalam karya tulismu? Atau sebelum terlalu jauh, pernahkah kamu mendengar mengenai alusi itu sendiri? Kalau belum, mari kita belajar bersama sekarang. Dalam dunia sastra, ada satu konsep yang dikenal...

Analisis Wacana Literasi Media Kritis

(1)“Sekarang bukan lagi perang melawan lupa, tapi menggempur balik serangan ingatan baru yang dibombardir ke dalam pikiran.” (2)  “Kemerdekaan berpikir akan tiarap bila tidak membusungkan kedaulatan berlogika.” (3)   “Bendera pikiran tak akan berkibar di tiupan kerasnya...

Adakah Sastra Berwarna Lokal di Malang Raya?

Prolog. Tidak banyak karya sastra Indonesia kontemporer yang mengusung lokalitas dan warna lokal. Jika lokalitas selalu diidentikkan dengan berbagai keunikan yang tidak dimiliki oleh daerah lain, maka karya sastra yang menggambarkan ‘keunikan’ ini memang tak mudah didapatkan....

Sastra (Bukan) untuk Pembangunan Karakter Bangsa

DEWASA ini, pembangunan karakter bangsa dipromosikan sebagai bagian penting dari strategi pendidikan nasional. Sastra pun hendak dijadikan salah satu sarana pembangunan karakter bangsa yang belakangan ini dirasakan semakin anjlok kualitasnya. Tipikal dalam ide fungsionalisasi sastra...
© 2013. Indonesia Sastra Media.  |  Kembali ke atas