Bahasa, Semesta Tanda

Dalam nomenklatur strukturalisme, telah lama terpancang dalil bahwa ilmu bahasa (lingustik) hanyalah bagian dari ilmu tanda (semiologi) yang amat luas cakupannya. Dalil itu pertama kali dicetuskan oleh Ferdinand de Saussure dalam bukunya, Cours de Linguistique Generale, yang terbit...

Dunia Malkan

Jejak (sebelum) Malkan Kebutuhan akan sebuah puisi mungkin terletak pada menemukan sesuatu yang tak terduga. Manusia yang selalu ingin memastikan sesuatu melepas dahaganya pada puisi yang datang dengan segenap perbedaan. Sejak penyair mulai ‘disamakan’, ‘diidentifikasikan–identik...

Mozaik Peradaban dalam Terjemahan

NEGERI ini kerap alpa sejarah atau terlambat menyadari karena malas atau mungkin ketidaksanggupan untuk menulis sejarah sendiri. Pandangan ironis itu tampak pada penerbitan buku setebal bantal ini dengan sajian karangan-karangan dari para sarjana ampuh. Mayoritas 65 karangan dalam...

Anak Bajang Menggiring Angin

Anak Bajang Menggiring Angin Penulis: Sindhunata Penerbit: GPU Cetakan: 9, Agustus 2010 Tebal: 467 Alkisah, di sebuah negeri Lokapala, seorang putra dari Begawan Wisrawa, Prabu Danareja jatuh cinta pada putri Sukesi. Putri dari sahabatnya, Sumali, seorang raksasa dari negeri Alengka....

Kisah “Besar” Keluarga Toer

Sebagai karangan yang banyak bertumpu pada ingatan, memoar adalah ragam karya yang bergerak di antara dua kutub: sejarah dan sastra. Jika ingatan itu ditopang sekaligus dijaga ketat oleh catatan kejadian nyata, disusun mengikuti arus waktu yang bergerak kronologis, karangan itu...

Potret Sejarah Cinta Masa Lalu

“Bumi Manusia”, sebuah novel berbau roman yang ditulis oleh Pramoedya Ananta Toer. Novel pertama dari tetralogi Pulau Buru seakan menyihir pembaca untuk terus menyelami jalannya alur cerita hingga akhir. Dengan kekuatan sastra yang mewarnai isi cerita di dalamnya, menggugah rasa...

Mengupas Sastra Melayu-Tionghoa

Buku ini mengetengahkan perihal sastra Melayu-Tionghoa dalam jejak kesusastraan Indonesia. Penelitian dan kajian terkait hal ini sebenarnya telah dilakukan semenjak lama, namun belum menjadi pengetahuan umum. Di lembaga pendidikan, sastra Melayu-Tionghoa acapkali terabaikan untuk...

Para Aku Tanpa Negara

BELAKANG hari, beberapa novel Indonesia menempatkan peristiwa tragedi September 1965 sebagai bagian tak terpisahkan – entah sebagai menu utama cerita atau sebagai semata setting. Di antara terbitan terbaru adalah novel Amba (Laksmi Pamuntjak), Blues Merbabu dan 65 (keduanya ditulis...

Politik Sastra Saut Situmorang: Wacana, Sikap dan Ideologi

Sebelum membahas buku Politik Sastra, saya merasa terganggu dengan kata pengantar Zen Hae untuk buku pemenang lomba kritik sastra Dewan Kesenian Jakarta tahun 2007. “Di tengah iklim kesusastraan kita yang penuh gosip, hujatan, dan caci maki. Dibutuhkan ketabahan tersendiri bagi...
© 2013. Indonesia Sastra Media.  |  Kembali ke atas