NAPAK REFORMASI: PEREMPUAN MERAWAT INGATAN MEI ‘98

Mei 98Pada Mei 1998, hampir seluruh kota-kota besar di Indonesia membara. Gedung-gedung dibakar. Semua trauma itu menyakitkan. 15 tahun kemudian, sekarang, di tahun 2013, kepahitan sejarah tidak lekas-lekas menjadi pelajaran dalam kurikulum para pembelajar. Negara yang abai melahirkan generasi-generasi abai. Mei 2013 ini kita semua harus melawan lupa ini. Negara memiliki tanggung-jawab mengajak warga-negaranya untuk tak abai atas sejarah. Negara merupakan axis dari seluruh memorialisasi merawat ingatan.

Komnas Perempuan dan Jejer Wadon, pada bulan Mei 2013 ini menjadi bagian dari merawat ingatan rumah peradaban Indonesia. Untuk menghidupkan kembali pelajaran tentang penghargaan kepada kemanusiaan, kepada perempuan, kepada yang liyan, yang rentan (vulnerable group).

Tugas perempuan adalah merawat ingatan.
Perempuan bertemu, perempuan saling berbicara, perempuan saling berkomunikasi, adalah perempuan-perempuan yang bekerja gigih dalam merawat ingatan. Ingatan dirawat bukan untuk menyegarkan luka, tetapi menyampaikan kepada generasi terkini, akan ruginya zaman yang tidak mengingatnya sebagai dosa dan murka.

Tujuan Napak Reformasi:
1. Memorialisasi luka sebagai pengungkap fakta kebenaran;
2. Merawat ingatan sebagai trauma-healing dan pemberdayaan diri;
3. Mentransfer ingatan dalam narasi sejarah untuk generasi muda agar tidak terulang di masa mendatang.

Tempat danWaktu:
Balai Soedjatmoko Solo
Jl. Slamet Riyadi 284 Solo
Sabtu, 11 Mei 2013
Jam18.30-21.00

Susunan Acara:
· Pembukaan “Merawat Ingatan Mei” oleh Bp Hari Budiono (Balai Soedjatmoko)
· Launching Buku Puisi oleh YuniyantiChuzaifah (Komnas Perempuan)
· Launching Film Mei oleh Vera KartikaGiantari (Jejer Wadon)
· Pembacaan Puisi Merawat Ingatan Rahim oleh (Kinanthi Anggraini, Boen Mada, Wijang Warek, Ngadiyo Diharjo, Nurni Chaniago dan teman-teman penyair).
· Pemutaran Film dan Diskusi Film oleh Anna Subekti (Jejer Wadon)

Loji Gandrung, Rumah Dinas Walikota Solo
Jl. Slamet Riyadi 261 Solo
Minggu, 12 Mei 2013
Pukul 09.00-13.00 WIB

Sususan Acara:
· Pembukaan “Napak Reformasi” oleh HaryatiPanca Putri (Jejer Wadon).
· Pembacaan Puisi “Memorabilia Mei 598’oleh Wijang Wharek (TBJT).
· Peresmian Peta Memorialisasi Mei (danwebsite situs Mei) oleh Bapak Hadi Rudyatmo (Walikota Solo).
· Pembacaan Puisi “Obong” oleh Puitri HatiNingsih.
· Pembacaan Puisi “Mengenang Anyir AirMata” oleh Nurni Chaniago.
· Pidato “Napak Reformasi” oleh ProfSaparinah Sadli (Komnas Perempuan).
· Pembacaan Puisi “Lembar Usang NotaWanita” oleh Kinanthi Anggraini.
· Sarasehan Pemerintah Kota Solo, KomnasPerempuan dan Masyarakat difasilitasi oleh Nurul Sutarti (Jejer Wadon)

NB :
Dresscode sunnah : atasan putih, bawahan jarik/sarung

Info :
situsmei98.wordpress.com
jejerwadonsolo.wordpress.com
FB : jejer.wadon
T : @jejerwadon

sumber: Jejer Wadon

Kirim Komentar Anda

Silahkan isi nama, email serta komentar Anda. Namun demikian Anda tidak perlu khawatir, email Anda tidak akan dipublikasikan. Gunakan bahasa atau kata-kata yang santun dan tidak mengandung unsur SARA. Terima kasih atas partisipasi Anda dan selamat berkarya.

© 2013. Indonesia Sastra Media.  |  Kembali ke atas